Istri Hilmi Aminuddin Positif COVID-19, 41 Orang akan Jalani Tes Swab

Posted on

Istri Hilmi Aminuddin Positif COVID-19, 41 Orang akan Jalani Tes Swab

IDNTimes
2020/07/03 08:36
Ikuti

– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat ada 41 orang yang sempat berkontak langsung dengan mendiang KH Hilmi Aminuddin. Pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu meninggal dunia setelah terinfeksi virus corona atau COVID-19.

Hasil tracing riwayat perjalanan menyebut, 41 orang yang berinteraksi langsung dengan ustaz Hilmi Aminuddin sebelum meninggal dunia adalah anggota keluarga dan para santrinya.

Sekretaris Dinkes KBB, Nanang Ismantoro mengatakan, orang-orang yang masuk dalam daftar kontak erat almarhum akan dilakukan rapid test dan tes usap atau swab test.

“41 orang tersebut merupakan keluarga dan santri almarhum, besok kita akan lakukan rapid test danswab test,” ujar Nanang, Kamis (2/7).

1. Istri almarhum Hilmi positif COVID-19, kini menjalani isolasi di rumah sakit

Ilustrasi pasien COVID-19 (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Nanang mengatakan, istri Hilmi Aminuddin juga sudah dinyatakan positif COVID-19 berdasarkan hasil tes swab. Saat ini, istri almarhum tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Santosa, Kota Bandung.

“Istri almarhum saat ini diisolasi dan mendapatkan perawatan di RS Santosa Bandung,” sebutnya.

2. Tes COVID-19 diprioritaskan bagi keluarga yang tinggal serumah dengan almarhum

Ilustrasi COVID-19 (IDN Times/Debbie Sutrisno)

Nanang menjelaskan, tes swab tahap pertama bakal diprioritaskan untuk orang-orang yang sempat berinteraksi langsung dengan almarhum. Sedangkan warga sekitar rumah almarhum akan dilakukan tes pada tahap selanjutnya.

“Untuk tetangga juga akan kita rapid dan swab test, tapi kita dahulukan dulu yang berada di kediaman almarhum,” tuturnya.

3. Jubir klaim tidak ada santri yang berinteraksi dengan ustaz Hilmi

Ilustrasi pengambilan sample swab (IDN Times/Indah Permata Sari)

Sementara, Juru Bicara Keluarga Hilmi Aminuddin, Nevi Hendri mengatakan, kegiatan pesantren telah ditutup sejak almarhum dinyatakan positif COVID-19. Nevi memastikan, tidak ada santri yang berinteraksi dengan almarhum karena jarak kediaman dengan pesantren cukup jauh.

“Saya mencatat hanya 23 orang anggota keluarga saja yang sempat berinteraksi, besok (hari ini) akan di-swab test,” kata Nevi.

4. Almarhum diduga tertular dari tenaga kesehatan kepercayaan keluarga

(Foto hanya ilustrasi) Tes swab COVID-19 di Labkesda Jabar. Dok/Humas Jabar

Nevi menduga almarhum tertular dari seorang tenaga kesehatan yang dipercaya keluarga. Tenaga kesehatan khusus yang menjadi langganan keluarga Hilmi saat ini sudah dinyatakan positif COVID-19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *