Ada OTT KPK, Warga Ramai-ramai Datangi Kantor Bupati Lampung Utara – SIP 07/10

Posted on


Tanggal Tayang : 07/10/2019

Embrionya adalah program Seputar Jakarta yang pertama mengudara pada 1 November 1989 dan menyajikan berbagai perkembangan utama di ibukota. Sejak itu Seputar iNews memperluas cakupan liputannya ke seluruh nusantara.

Seputar iNews memiiki filosofi “apa kata dan bagaimana pengaruh bagi masyarakat”. Filosofi ini mendasari penyajian setiap berita sehingga dekat dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Subscribe iNews Official Youtube Channel:
https://www.youtube.com/OfficialiNews

Subscribe Seputar iNews Youtube Channel:
https://www.youtube.com/channel/UCrEtZcG9h9lx9oqQhros_Dg

Follow Our Official Twitter: https://twitter.com/SeputariNews
Check Our Official Website: https://www.inews.id
Like Our Official Facebook: https://www.facebook.com/SeputariNewsRCTI
Follow Our Official Instagram:
https://www.instagram.com/seputarinewsrcti

Saksikan info berita terkini di:
Seputar iNews Pagi: Setiap Hari Pukul 04.30 WIB
Seputar iNews Siang: Setiap Hari Pukul 11.30 WIB
Seputar iNews Malam: Senin – Jumat 01.00 WIB
Seputar iNews: Senin – Jumat 09.00 | 11.00 | 13.00 | 14.00 | 18.00 | 23.00

sumber berita https://www.youtube.com/watch?v=bGb0WolMK2E

JAKARTA, KOMPAS.com – KPK mengamankan total Rp 728 juga dari enam tersangka dalam operasi tangkap tangan ( OTT) dugaan terkait proyek pemerintah kabupaten Lampung Utara. Keenam tersangka, yaitu Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara, orang kepercayaan Agung, Raden Syahril, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara Syahbuddin dan Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara Wan Hendri. Kemudian, Chandra Safari dan Hendra Wijaya Saleh, keduanya dari pihak swasta. “Total uang yang diamankan tim adalah Rp 728 juta terkait proyek di dinas perdagangan dan proyek dinas PUPR,” kata Wakil Ketua KPK Basarian Panjatian dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Senin (7/10/2019). Baca juga: KPK Tetapkan Bupati Lampung Utara Tersangka Basaria menjelaskan, KPK menerima informasi akan adanya transaksi penyerahan uang terkait dengan proyek di Dinas Perdagangan di Kabupaten Lampung Utara. Usai mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai akan adanya penyerahan sejumlah uang kepada Bupati, lanjutnya, tim langsung bergerak ke rumah Dinas Bupati dan menangkap Raden sekitar pukul 18.00 WIB, Minggu (6/10/2019). “Di rumah dinas Bupati, dari kamar AIM (Agung), tim mengamankan uang sebesar Rp 200 juta. Tim kemudian menuju rumah WHN (Wan Hendri) Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara dan mengamankannya pada pukul 20.00 WIB,” papar Basaria. Baca juga: OTT KPK, Bupati Lampung Utara Diamankan di Rumah Dinasnya, Disoraki Warga Ia menambahkan, secara terpisah, tim KPK lainnya bergerak ke rumah Syahbuddin dan mengamankannya sekitar pukul 20.35 WIB. Dari Syahbuddin, tim mengamankan uang Rp 38 juta yang diduga terkait proyek. “Secara paralel, tim lain juga mengamankan RGI (Reza Giovanna) sebagai pihak swasta di rumahnya pada pukul 21.00 WIB. Kemudian secara terpisah, tim lain bersama RSY (Raden Syahril), kembali ke rumahnya dan mengamankan uang sebesar Rp 440 juta pada 00.12 WIB,” lanjut dia. Tim, seperti diungkapkan Basaria, kemudian mengamankan Chandra pada Senin dini hari pukul 00.17 WIB di rumahnya. “Terakhir, tim mengamankan FRA (Fria Apristama) Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara sekitar pukul 00.30 WIB. Dari FRA, tim mengamankan uang Rp 50 juta yang diduga terkait proyek,” ujar Basaria. Baca juga: OTT Bupati Lampung Utara, Ini Kesan Warga soal Agung Sebelum Jadi Bupati Dalam kasus ini, Agung, Raden, Syahbuddin, dan Wan Hendri diduga sebagai penerima. Sedangkan Chandra dan Hendra sebagai pemberi. Akibat perbuatannya, Agung dan Raden dijerat dengan pasal 12 a atau b atau Pasal 11 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP. Kemudian, Syahbuddin dan Wan Hendri disangkakan melanggar Pasal 12 a atau b atau Pasal 11 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Kemudian, diduga sebagai pemberi Chandra dan Hendra diduga melanggar pasal 5 ayat 1 a atau b atau Pasal 13 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “OTT Bupati Lampung Utara, KPK Amankan Total Rp 728 Juta “, https://nasional.kompas.com/read/2019/10/07/22444741/ott-bupati-lampung-utara-kpk-amankan-total-rp-728-juta.
Penulis : Christoforus Ristianto
Editor : Fabian Januarius Kuwado

3 thoughts on “Ada OTT KPK, Warga Ramai-ramai Datangi Kantor Bupati Lampung Utara – SIP 07/10

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *