evi apita maya
evi apita maya

Inilah Foto-Foto Cantik Evi Apita Maya, Caleg DPD yang Digugat ke MK

Posted on

Foto cantik Caleg Daerah Perwakilan Daerah (DPD) mewakil NTB, Evi Apita Maya yang tertera dalam kertas suara belakangan jadi sorotan. Foto Evi dinilai terlalu cantik karena hasil editan.

evi apita maya
evi apita maya
BERITA TERKAIT
  • Kasus Suap DAK, Wakil Ketua DPR Nonaktif Taufik Kurniawan Divonis 6 Tahun Penjara
  • Di Bawah Status Siaga, Gowes Nusantara Ternate Berlangsung Meriah
  • Silaturahmi SCM/EMTEK Dengan Polda Metro Jaya

Akibat dari foto ‘cantik’ Evi Apita Maya digugat ke Mahkamah Konstitusi atau MK karena dianggap melakukan kebohongan dengan memanipulasi foto. Pemohon perkara ini adalah Farouk Muhammad yang periode sebelumnya duduk sebagai wakil ketua DPD.

foto kampanye
foto kampanye

Berikut ini foto Evi Apita Maya saat kampanye yang diunggah dalam akun Facebooknya:

1. Editan di Sisi Dagu, Hidung dan Warna Kulit

Merdeka.com – Jika dilihat dari foto yang diunggah Evi Apita Maya di akun facebooknya memang terlihat berbeda dibandingkan dengan foto yang tertera dalam kertas suara dan alat peraga kampanye. Terlihat dari warna kulitnya di mana dalam poster kampanye, warna kulit Evi putih bersih sedangkan aslinya lebih lebih gelap.

kampanye evi
kampanye evi

Pada dagunya juga pada poster lebih lancip sedangkan asli tidak. Akibatnya, Evi digugat oleh Farouk Muhammad. Kuasa Hukum Pemohon Happy Hayati Helmi menyebut editan yang dilakukan Evi di luar batas kewajaran. Hasil editan mengubah identitas Evi dari sisi dagu, hidung, mata, dan warna kulit.

Tindakan yang dilakukan Evi telah mempengaruhi masyarakat untuk memilih dirinya saat pencoblosan. Padahal Evi diduga tidak maksimal dalam kampanye di daerah terpencil, jelas Happy saat memaparkan pokok permohonan Nomor 03-18/PHPU-DPD/XVII/2019.

2. Tampil Tanpa Make Up Berlebih

Merdeka.com – Dalam foto yang diunggah di facebooknya, Evi terlihat tampil lebih sederhana tanpa polesan make up berlebih. Dalam fotonya dia bersama ibu-ibu berpose dengan menunjukkan kalender sebagai alat peraga kampanye.

Kuasa Hukum, Farouk Muhammad, Happy Hayati Helmi mengatakan Evi dengan sengaja mengedit foto tersebut untuk menarik simpatik warga untuk memilihnya menjadi anggota DPD mewakili NTB.

“Paling tidak dapat dilacak dari pemilih yang memilihnya dengan alasan foto atas nama Evy Apita Maya cantik dan menarik, walaupun pemilih tidak mengetahui siapa calon tersebut” jelas Happy.

3. Mendapat Suara Tertinggi

Sebagai orang yang baru pertama kali mengikuti Pileg DPD RI, Evi Apita Maya berhasil meraup suara terbanyak dengan perolehan 283.932 suara. Menurut Pengacara pemohon Farouk Muhammad, Happy Hayati Helmi mengatakan Evi dengan sengaja memajang foto editan yang berlogo DPD-RI pada spanduk sebagai alat peraga kampanye. Padahal Evi, lanjutnya, belum atau tidak pernah menjabat sebagai anggota DPD sebelumnya.

“Dengan demikian, atas perbuatan calon nomor urut 26 atas nama Evi Apita Maya, telah nyata mengelabui dan menjual lambang negara untuk menarik simpati rakyat NTB sehingga memperoleh suara terbanyak sebanyak 283.932.” kata Happy.

Proses gugatan masih berlangsung di MK. Apakah MK akan menerima gugatan dalam kasus ini? [has]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *