ikan penis

Ribuan ‘Ikan Penis’ Terdampar di Pantai California

Posted on

Ribuan ‘Ikan Penis’ Terdampar di Pantai California

Ribuan makhluk yang menyerupai penis terdampar di sebuah pantai di California, Amerika Serikat. Makhluk ini berjenis seperti cacing, namun secara luas lebih dikenal dengan sebutan ‘ikan penis’.

ikan penis

Dilansir dari BBC, Minggu (15/12/2019), makhluk ini menutupi tepian pantai Drakes, dengan jarak 50 mil dari sisi utara San Francisco. Ikan ini tampak seperti cacing, namun tubuhnya gemuk.

Seorang ahli kehidupan laut yang menulis untuk Bay Nature, Ivan Parr, menjelaskan bahwa badai yang kuat diduga telah memaksa ribuan makhluk bulat ini keluar dari liang mereka dan terpapar oleh predator.

“Ya, desain fisik cacing pemilik bentuk yang gemuk, memiliki beberapa penjelasan yang harus dilakukan. Tetapi hewan yang gemuk itu menghabiskan hidupnya di bawah tanah,” tulis Ivan Parr.

Baca juga: BKSDA Evakuasi Buaya yang Nyasar ke Permukiman di Klaten

Di dalam pantai, hewan itu akan menggali lubang berbentuk U yang memanjang dengan beberapa kaki.

Julukan mereka yang lebih sopan-cacing penjaga penginapan-berasal dari gaya hidup bawah tanah ini dan terowongan yang mereka buat untuk hewan lain saat mereka bersembunyi di bawah tanah.

Beberapa spesies lain, termasuk ikan, hiu, dan berang-berang menikmati ikan penis. Dan itu dianggap makanan bagi manusia juga. Urechis unicinctus, spesies yang ditemukan di Asia Timur, adalah makanan lezat di negara-negara termasuk Korea Selatan.

Gaebul adalah salah satu makanan ekstrem dari Korea yang banyak dijual di pasar ikan. Bentuk gaebul terbilang aneh dan kurang menggugah selera makan.

Warnanya pucat seperti cacing dan geraknya menggeliat membuat orang geli melihatnya. Gaebul adalah cacing sendok laut yang punya nama ilmiah Urechis unicinctus.

Ikan Penis Gaebu

Dilansir dari Koreaherald, Gaebul sendiri dalam Bahasa Korea artinya penis anjing.  Di China, gaebul disebut haichang, di Jepang diebut yumushi, sedangkan di negara Barat disebut penish fish ( ikan penis).

Baca juga: Akhir Tahun ke Korea Bebas Visa,

Ini 5 Obyek Wisata di Seoul Selain bentuknya yang menjijikkan, penyajian gaebul di Korea tak kalah ekstrem. Gaebul umumnya disajikan mentah.  Isi perut seperti usus akan di keluarkan bersamaan dengan kotoran lain. Bagian kulit gaebul ini yang dipertahankan untuk disajikan dan dimakan.

Kulitnya dipotong kecil-kecil agar bisa dimakan dengan sekali gigit. Bahkan setelah dipotong, potongan kulit gaebul masih menggeliat di piring saji. Untuk mengambilnya dengan sumpit akan menjadi tantangan tersendiri. Permukaan gaebul sangat licin karena berlendir. Gaebul yang sudah diolah siap disantap mentah-mentah(dok. koreaherald) Orang Korea biasanya akan menyantap gaebul dengan bumbu yang sederhana yakni minyak wijen yang dicampur garam.

Selain itu juga dengan gochujang saus pedas khas Korea dan dicampur dengan cuka. Baca juga: 6 Obyek Wisata Ramah Muslim di Korea Selatan Gaebul sendiri tidak memiliki banyak rasa, dilansir dari Atlasobscura, gaebul memiliki rasa agak manis.

Teksturnya kenyal seperti karet sehingga harus digigit dengan sedikit tenaga. Sensasi memakan gaebul ini bisa dirasakan saat memasukannya ke dalam mulut.

Gaebul masih akan menggeliat di mulut dan lidah hingga kulit cacing dikunyah habis. Bagi kamu yang tertarik dengan gaebul dan suka mencoba makanan ekstrem, kamu bisa mendapatkannya pasar ikan dengan mudah. Pasar Grosir Perikanan Noryangjin di Seoul atau Pasar Jagalchi di Busan dapat jadi pilihan untuk membeli gaebul. Carilah penjual sashimi yang dapat membersihkan dan menyajikan gaebul langsung.

Artikel ini telah tayang di satu.web.id dengan judul Ribuan ‘Ikan Penis’ Terdampar di Pantai California.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *