Sambutan Presiden Republik Indonesia dalam acara Opening Plenary Pertemuan Tahunan IMF-World Bank, 12 Oktober 2018

Posted on

Para hadirin yang berbahagia,

Tahun depan kita akan menyaksikan season terakhir dari serial “Game of Thrones”, dan saya bisa perkirakan bagaimana akhir cerita serial tersebut.

Saya yakin ceritanya akan berakhir dengan sebuah pesan moral…

Bahwa konfrontasi dan perselisihan akan mengakibatkan penderitaan. Bukan hanya bagi yang kalah, namun juga yang menang.

Ketika kemenangan sudah dirayakan dan kekalahan sudah diratapi, barulah kemudian kita sadar… bahwa kemenangan maupun kekalahan dalam perang hasilnya akan selalu sama…

Yaitu dunia yang porak poranda.

Tidak ada artinya kemenangan yang dirayakan di tengah kehancuran.

Tidak ada artinya menjadi kekuatan ekonomi terbesar, di tengah dunia yang tenggelam.

Saya ingin menegaskan bahwa saat ini kita masuk pada “Season Terakhir” dari pertarungan ekspansi ekonomi global yang penuh rivalitas dan persaingan itu.

Bisa jadi situasinya lebih genting dibandingkan krisis finansial global sepuluh tahun yang lalu.

Kini kita semua bergantung pada saudara-saudara sekalian, para pembuat kebijakan moneter dan fiskal dunia, untuk menjaga komitmen kerjasama global.

Saya sangat berharap, saudara-saudara semua mampu berkontribusi dalam mendorong para pemimpin dunia untuk menyikapi keadaan ini secara tepat, karena diperlukan kebijakan moneter dan kebijakan fiskal yang tepat dan mampu menyangga dampak dari perang dagang, disrupsi teknologi, dan ketidakpastian pasar.

Saya harap pertemuan tahunan kali ini berlangsung produktif, dan Anda semua mampu menyerap dan memetik inspirasi dari indahnya alam Bali dan Indonesia agar dapat menghasilkan kejernihan hati dan pikiran dalam memperbaiki kondisi finansial global saat ini.

Untuk kebaikan bersama.

Terima kasih.

Sambutan Presiden Republik Indonesia dalam acara Opening Plenary Pertemuan Tahunan IMF-World Bank, 12 Oktober 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *